Kursor Blog

Sabtu, 07 Februari 2015

Pelajaran dari Kuntilanak

Pernah liat kuntilanak?,
kata orang kuntilanak itu pakaiannya putih-putih, kemudian rambutnya panjang, wajahnya menyeramkan.

Di Masyarakat kuntilanak sangat terkenal dengan yang namanya kuntianak itu karena itu sangat menyeramkan.
Tapi sebenarnya jika kita pikirkan cobalah kita ingat sejenak, masyarakat menggambarkan bahwa sosok kuntilanak itu berpakaian putih-putih, panjang, berambut panjang.

Tapi jika kita pikir pikir ternyata kuntilanak itu pakainnya lebih rapih dari wanita-wanita sekarang. Kuntilanak itu ternyata lebih tau sopan santun daripada wanita-wanita sekarang. Coba kita lihat wanita sekarang memakai pakaian yang serba terlihat auratnya, pakai celana pendek, baju ketat, memperlihatkan dadanya, memperlihatkan lekak lekuk tubuhnya, bahkan celana yang sempit dipakai juga, demi untuk apa???
Untuk memperlihatkan Keindahan Tubuhnya.
Subhannallah...

Sebenarnya fenomena ini yang diinginkan oleh syetan.
Syetan ingin agar wanita itu keluar dari rumah-rumah mereka untuk memperlihatkan aurat-aurat mereka.
Mengapa Iblis sangat  ingin supaya Nabi Adam dan Hawa memakan buah yang di haramkan???
Jawabannya adalah agar aurat mereka berdua terbuka.

Ternyata tujuan syetan adalah agar para wanita terlihat aurat-aurat mereka.

Pernah beli ayam?
Untuk melihat Paha ayam yang mulus tanpa bulu, sepertinya lebih sulit, kita harus beli, kemudian kita harus mencabuti bulunya satu-satu, baru kita lihat paha ayam yang mulus itu.
Mahal tentunya...

Tapi untuk melihat Paha wanita yang mulus terkadang murah sekali, di jalan-jalan para wanita memperlihatkan pahanya tanpa merasa berdosa sama sekali.
Subhannallah...

Rasulallah SAW bersabda: “Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat : Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan, Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”
(HR. Muslim no. 2128)

Berpakaian tapi telanjang...
maksudnya apa?
Berpakaian tapi sangking sempitnya sehingga terlihat bentuk-bentuk tubuhnya berpakaian tp sangking tipisnya sehingga terlihat bagian tubuhnya, bagian dalam tubuhnya...
Subhannallah...
Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, dan sesungguhnya bau surga itu tercium dari jarak 40 tahun lamanya..


Tapi gernyata Iblis menjadikan membuka aurat itu sesuatu yang indah, katanya itu modern, katanya itu kemajuan, katanya itu menyesuaikan zaman.
Subhannallah...
Kalau ternyata modern dengan cara membuka aurat, mungkin wanita yang ada di pedalaman Kalimantan atau Papua, yang mereka lebih memperlihatkan auratnya lebih modern, mereka yang ada di zaman dahulu, yang tidak berpakaian bahkan bugil mungkin itu lebih modern. Tapi ternyata kenyataannya itu kembali kepada Zaman Jahiliyah.


Allah ingin memuliakan para wanita, diperintahkan oleh Allah agar wanita menutup auratnya.
Mengapa ?
Karena tubuh wanita begitu sangat indah, ia tidak boleh dipandang oleh setiap laki-laki, ia tidak boleh dinikmati oleh setiap laki-laki, ia begitu mahal, ia begitu istimewa. Maka diperintahkan oleh Allah agar tubuhnya ditutup.


Ada seorang barat yang kafir bertanya kepada pemuda muslim.
“Mengapa dalam agama kalian wanita diperintahkan menutup aurat?”
“Mengapa wanita tidak boleh membuka auratnya?

Maka si pemuda muslim ini mengambil 2 (dua) permen, yang satu permen itu dibuka, yang 1 (satu) lagi masih tertutup, lalu dibuang kedua permen itu. Pemuda itu berkata:
“Lihat, sekarang permen itu sudah dilemparkan ke tanah, sekarang mana yang anda mau ambil, yang sudah terbuka atau yang masih tertutup?”.

Ternyata si orang barat itu berkata: “tentu saya menginginkan permen yang masih tertutup”.

“Begitu juga dengan agama kami, kami menginginkan para wanita itu terjaga dengan rapihnya, sehingga pada waktu itu mereka dapat menjaga diri dan tidak merusak hati para pemudanya. Tapi lihat, disuatu tempat dimana para wanita memperlihatkan aurat-auratnya, maka hati para pemudapun tak lepas dari syahwat, kerusakan moral dan pergaulan lainnya yang menghancurkan, sehingga akhirnya tersebarlah berbagai macam penyakit karena berzina.


Karenanya wahai para wanita, janganlah kalian suka dimisalkan sebagai bunga, bunga bisa dilihat oleh setiap manusia, bunga bisa didatangi oleh setiap kumbang yang datang padanya. Tapi wahai wanita bukankah kalian seharusnya lebih suka di ibaratkan sebagai Mutiara yang berada didalam kerang. Ia berada di dasar lautan sana, tak setiap laki-laki yang mampu menggapainya, harganya sangat mahal sekali. Tapi ia tertutup didalam kerang yang sangat rapi sekali, orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya, karena ia tahu itu sangat mahal sekali, maka jadilah Wahai Wanita Kalian Seperti itu, Bagaikan Mutiara yang tersimpan dalam Kerang, Semakin ia tertutup semakin ia berada di kejauhan di dasar laut sana, semakin nilainya semakin berharga dihadapan manusia. Tapi liat bunga semua orang bisa mencicipinya, semua kumbang bisa mendatanginya. Sehingga ia akan segera layu.

Islam datang untuk memerintahkan agar para wanita tersebut untuk menjaga kehormatannya dan agar tidak memperlihatkan aurat-aurat mereka.

Allah berfirman :
“Wahai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah utk dikenal, karena itu mereka tak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)

Maka apakah engkau wahai wanita hendak menjual kehormatanmu hanya untuk mencapai dunia?
janganlah hanya karena sedikit dari kehidupan dunia, yang akhirnya engkau gadaikan auratmu, kau gadaikan agamamu..
Tapi jadilah wanita yang cita-citanya begitu tinggi, menjadi bidadari-bidadari surga, yang begitu mulya menjadi para penghuni syurga.
Semoga Allah SWT, menjaga para wanita, menjaga para akhwat agar mereka diberi kekuatan untuk menjaga auratnya, dan diberikan hati yang bertaqwa kepada Allah SWT.
Aamiin ya rabbal alamin

Tidak ada komentar: